Halo, sobat Bunda Belajar!
Catatan perjalanan yang membuktikan kalau hidup pernah dilalui dengan beragam rasa. Bukan sekadar informasi bahwa pernah ke sebuah tempat untuk melakukan wisata atau review tempat wisata. Namun, ada pengalaman yang tak pernah bisa dibeli dengan uang. Memori itu akan menjadi sebuah cerita yang tak akan berhenti bahkan menjadi sebuah media untuk refleksi
Perjalanan yang tercatat menjadi sebuah kenangan untuk generasi berikutnya. Bahkan bisa menjadi salah satu ide untuk dibukukan sehingga banyak yang bisa tercerahkan dengan perjalanan yang mungkin tak biasa itu.
Hmm… ini dia mengapa Bunda Belajar menganggap catatan perjalanan itu penting:
Mengikat Memori atau Kenangan
Daya ingat kita sebagai manusia terbatas. Ketika kita punya sebuah catatan, otak kita akan kembali mengangkat lembaran demi lembaran kenangan yang tersimpan. Bisa jadi dengan melihat foto atau tulisan kita mengenai perjalanan tersebut, ada hal yang masih sangat bahagia ketika diungkap lagi. Bahkan bisa jadi teringat bahwa ada perjalanan yang menyisakan banyak pertanyaan atau mungkin kenyataan yang seharusnya tidak perlu untuk terjadi.
Tulisan menjadi sebuah senjata untuk mengingat kembali apa yang terbatas untuk kita ingat semua dalam satu waktu bersamaan.
Refleksi
Ketika melakukan perjalanan, kita bisa tahu sejauh mana pribadi kita sebenarnya. Senang dan bahagia ketika melakukan perjalanan dengan siapa saja atau kemana saja. Itu bisa tergambarkan dalam catatan. Makanya ketika mencoba mengikat semua itu dalam tulisan, bisa menjadi media refleksi bahwa diri kita membutuhkan apa agar tetap bahagia dan tenang.
Kalau saya pribadi perjalanan ke alam makin membuat diri kecil di hadapan pencipta dan makin bersyukur diberi nikmat untuk bisa melakukan perjalanan yang mungkin tidak semua orang bisa juga. Refleksi pada diri bahwa kehidupan itu tidak terbatas pada kamar dan rumah saya saja, misalnya
Sumber Inspirasi
Ya, dengan melakukan perjalanan dan mencatatnya bisa menjadi bahan untuk menuangkannya di blog atau media menulis mana pun. Bahkan konten berupa foto dan video pun bisa jadi media untuk membuat konten yang akan dipasang di media sosial atau meski sekadar status di WA saja. Inspirasi dari catatan perjalanan kita mungkin hanya terlihat kecil di mata kita sendiri tetapi belum tentu bagi orang lain.
Bisa jadi ada yang melihat postingan kita dan ikut merasakan manfaat luar biasa padahal mungkin isinya murni pengalaman pribadi. Tidak hanya itu, wawasan orang lain pun bisa saja bertambah dengan apa yang sudah kita tulis dan terhibur sejenak dari kepenatan hidup mereka.
Referensi Praktis
Nah, bagi traveler lain bisa jadi catatan yang sudah kita buat itu dijadikan pedoman untuk menuju tempat yang sama. Bahkan bisa menambahkan catatan lain ketika ada hal yang belum kita alami selama dalam perjalanan tersebut.
Kalau saya berpikirnya sederhana, ketika rekomendasi wisata yang kita buat kemudian dijadikan bahan untuk orang melakukan perjalanan dan terbantu karena referensi pedoman dari kita, itu sudah terhitung amal jariyah. Selama orang tersebut memanfaatkannya dalam kebaikan.
Lalu catatan perjalanan dibuat dalam bentuk apa saja? Hmm… banyak yang tanya juga ke Bunda Belajar. Yuk, kita sama-sama belajar membuatnya dengan cara:
- Buat catatan dalam bentuk checklist saja dengan menuliskan hal-hal penting dalam perjalanan
- Buat catatan di bawah foto yang kita ambil, minimal 1-2 kalimat saja. Kalau misal ingin lebih panjang lebih baik dna dituliskan di buku harian atau blog (media digital)
Supaya catatan perjalanan yang dibuat itu lebih bermakna dan hidup, maka sebisa mungkin menyertakan rasa dalam tulisan. Langsung ditulis setelah melakukan perjalanan dan tidak menunda terlalu lama karena pasti ada yang terlupa meski sedikit.
Bisa menggunakan bahasa sehari-hari atau sesuai gaya kita agar tetap enak dibaca dan pembaca lain pun merasakan petualangan yang tidak biasa meski hanya membaca dan segera akan melakukan perjalanan juga, hehe.
***
Well, sobat Bunda Belajar sudah sejauh mana membuat catatan perjalanannya? Apakah ada yang sudah menjadi karya buku solo? Apa pun bentuknya, semoga tetap menjadi amal baik yang memberatkan nanti di akhirat kelak. Jangan sampai catatan itu menghapus amalan pada catatan malaikat.


Penting bangett ini punya catatan perjalanan.
karena memory manusia terbatas bangettt kan.
jadi ada baiknyaa semua tuh dicatat
Travel Notes ini super duper pentiiinggg
Nah ini salah satu point penting kenapa kita nulis / ngeblog brangkali ya teh… supaya kita punya catatan.
saya kira cara menulis catatan perjalan yang paling mengasyikan itu melalui blog, selain bisa menjadi catatan pribadi, ini juga bisa menjadi referensi orang lain jika membutuhkan informasi.
Iyesss kalau catatan tu aku jadiin postingan blog aja. Saat travelingan paling nabung foto atau video sama catatan penting yang singkat2 aja di notes HP. Pas ada waktunya posting jadi artikel.
Harapannya selain menyimpan kenang2an bepergian bareng keluarga, juga barangkali bisa membantu mereka yang membutuhkan infonya 😀
Ahhhh aku sepakeeeet dan seiya sekata ini kak hehehe catatan perjalanan itu bukan cuma soal …..saya pernah ke sini……, tapi lebih ke cara kita merawat ingatan.
Kadang kalau cuma mengandalkan memori, banyak detail seru dan rasa bersyukur yang pelan-pelan pudar tertimbun rutinitas.
bagi yang suka jurnaling dan menuliskan cerita disebuah foto, ini merupakan salah satu cara bercerita yang membuat semuanya tersimpan rapi. Sama seperti saya yang suka nulis di blog heheh
Bersoal catatan perjalanan, ini hal yang paling aku suka dalam hidup. Di beri kesempatan untuk menjelajah Indonesia dengan ragam sudut kisahnya sangat menarik untuk di abadikan.
Bersyukur juga bisa menulis dan mengabadikannya di blog dan itu membawa kaya pengalaman, karena kadang dalam catatan yang pernah dibuat menjadikan orang mengerti akan bagaimana tempat itu. Kebetulan tulisanku kekuatannya di reflektif. Tepat yang seperti dirimu tulis di atas, ada bagian penting catatan perjalanan.
Ada catatan perjalanan yang aku buat jadi antologi Mbak. Kalau buku solo belum, hanya saja sudah mulai menyicil dari kerangka tulisan, semoga beneran bisa menjadi sebuah buku solo nantinya.
Seneng baca artikel ini. Catatan perjalanan emang penting dan bermanfaat banget buat aku secara pribadi. Kemudian membuatnya pun bikin happy. Makanya pas ada teman yang minta diajarin nulis catatan perjalanan, so happy sekali.
Semoga setiap yang kita tulis dan ceritakan sebagai bagian dari catatan perjalanan dapat memberikan manfaat, aamiin.
Traveling jangan hanya dijadikan sebagai liburan atau bersenang-senang semata, tapi bisa diabadikan kisah perjalanan itu di dalam blog, jadinya dapat manfaat double² deh lewat jelong-jelong hihi
Blog adalah ruang untuk menampung catatan perjalanan kita. Jadi bisa dibaca kapan saja. Terus pastinya walau sedikit, ada catatan perjalanan kita yang bermanfaat bagi pembaca, bahkan jadi sumber inspirasi. Baca postingan Mba Ammah, membuat saya pengin melakukan perjalanan lagi. salah satunya saya pengin sekali ke Makassar napak tilas perjalanan hidup saya selama tinggal di sana. semoga segera terwujud. Aamin.
Aku tuh karena saking pengen ngilangin kepenatan sampe lupa bikin catatan. Paling cuman mengabadikan kenangan lewat foto dan video. Itupun bukan aku yang jadi obyek. Pasti orang lain. Entah kenapa aku malah ga suka selfie atau bikin video pribadi. Padahal ya gawaiku sendiri gitu loh.
Pernah sampe setengah memori ponselku penuh gara2 disuruh foto dan video temen. Wkkw. Pas sampe rumah baru sadar kok aku malah ga ambil foto/video sih.
Padahal itu bs jd kenangan utk masa depan yak. Bs jd refleksi kehidupan agar kita bs lbh baik lagi ke depan.
Yg nyesel, blog traveling ku jg ga keurus deh. Semua catatan perjalanan di sana hilang. Hiks.
Karena saya pelupa saya perlu catatan dalam perjalanan kalau dulu udah berbentuk notes kalau sekarang ya di save di handphone baik tulisan maupun foto dan juga video jadi bisa saya dokumentasikan dan disebarkan nanti
Penting memang membuat catatan perjalanan. Seperti yang disebutkan di atas, selain mengikat memori, bisa juga berguna bagi orang lain. Terutama jika dibagikan kepada publik, misal lewat blog. Aku sendiri senang membaca ulang tulisan-tulisan perjalanan lamaku di blog. Rasanya seperti nostalgia.
Setiap perjalanan akan menjadi sebuah kenangan dan menjadi sumber inpirasi saat menulis kisahnya. Saya juga termasuk orang yang tidak melewatkan saat saat perjalanan ini menjadi momen terbaik dalam kehidupan.
Hamdalah mbak, meskipun daku jarang pergi jauh-jauh.. tapi so far, aku selalu rajin menuliskan perjalanan hidupku ke dalam sajian cerita di blog ini. Dan bener, semua poin yang dibahas ini relate sekali.
Kadang kalo lagi capek, aku meluangkan diri untuk baca lagi tulisan-tulisan lama, entah itu 2 atau 3 tahun lalu, dan gatau kenapa.. kegiatan itu tuh jadi penyemangat tersendiri.
Dan lebih seneng lagi kalo ternyata, tulisan yang kusajikan itu bermanfaat. Minimal, orang lain jadi punya referensi wisata dan gambaran lebih mendetil :’)
Insya Allah, Aman Jariyah ya mbak,.
setuju banget aku, mbak. walau bukan orang yang sering jalan-jalan aku berusaha untuk membuat catatan dari perjalanan yang pernah aku lakukan di blog pastinya sebagai bukti kenangan dan siapa tahu ada yang mencari infonya dan terbantu dengan catatan tersebut.
Nah ini bener mbak, jadi tersentil aku yang jarang banget membuat catatan perjalanan padahal aku pernah menikmati manfaatnya membuat catatan perjalanan, apalagi terkait pengalaman belajar kiddos, sepertinya harus rajin lagi nih membuat catatan perjalanan, kiddos sekarang lebih aktif dan mereka suka juga baca blogku yang isinya cerita tentang perjalanan kami
Ternyata memang banyak hikmah dari setiap kisah. Termasuk ketika kita melakukan perjalanan. Seringkali kita bepergian hanya fokus pada destinasi dan foto-fotonya saja, padahal ada “rasa” dan pelajaran berharga di setiap langkah yang kita lewati. Menulis catatan perjalanan memang cara terbaik untuk merawat ingatan kita yang terbatas ini, sekaligus mengabadikan momen yang tidak akan pernah bisa kita ulang.
Iya ya, penting banget klo pergi kita menuliskan sebuah catatan
Selain jadi kenangan bisa hadi refleksi diri
Betul kak saat ini kita sebisa mungkin melakukan hal yang bermanfaat sebagai amal jariah sebagai blogger dan konten kreator adalah menuliskan hal-hal yang bisa menginspirasi orang lain. Bisa lewat traveling kuliner ataupun cooking ya