Hi, Teman Bunda Belajar!
Bagaimana perjalanan kehidupan dengan pasangan/suami saat ini? Apakah ada yang harus ditingkatkan? Atau mungkin ada hal yang harus diperbaiki supaya hubungan dengan pasangan bisa lebih baik dari sebelumnya?
Hmm… memang merawat hubungan itu bukan perkara mudah tetapi bukan juga perkara yang tidak bisa dilakukan. Makanya tulisan ini hadir untuk sama-sama menjadi pengingat dan mungkin rekomendasi supaya sebagai istri atau suami bisa memerhatikan hal-hal yang mungkin memang butuh dibenahi.
Apalagi kalau masing-masing sibuk dengan pekerjaan tentu memberikan sedikit kerenggangan akan hubungan. Jika sudah berlarut-larut tentu tidak akan baik untuk dibiarkan begitu saja. Dan berikut beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai referensi:
Sempatkan Waktu Ngobrol Sesibuk Apapun
Komunikasi yang lancar tentu akan mempermudah segala hal dalam hubungan suami istri. Silent treatment bukan solusi baik sebab masing-masing tentu ada pemikiran sendiri dalam menanggapi setiap hal yang terjadi dalam rumah tangga.
Tak hanya persoalan anak, tetapi yang paling urgent juga adalah merawat rasa satu sama lain. Nah, harus ada yang memulai obrolan agar tahu apa yang dirasakan, dihadapi bahkan mungkin persoalan yang sedang dialami masing-masing.
Makan Bersama di Restoran atau Cafe Favorit
Memang akan membutuhkan budget tetapi jika dilakukan sesekali tentu bukanlah sesuatu yang membuang-buang uang. Menu yang dipesan pun tidak perlu yang paling mahal tetapi masing-masing suka atau memfavoritkanya.
Kebersamaan saat makan tentu akan menjadi momen rutinitas dan bisa sambil ngobrol santai tentang hal-hal yang disukai, bukan? Jika pun sekadar makan saja karena ada tipe suami/isteri yang tidak suka berbincang saat makan, tetapi makan bersama akan mempererat hubungan satu sama lain.
Keluar Naik Motor Keliling Sekitar Tempat Tinggal
Ini salah satu cara yang admin Bunda Belajar lakukan nyaris setiap sore atau sehabis Maghrib. Sekadar ke pasar yang buka di malam hari, apotek, tempat makan pinggir jalan bahkan hanya sekadar keliling saja menikmati waktu bersama tanpa anak-anak.
Bagaimana kalau tidak bisa setiap hari? Ya, tidak apa-apa. Sebisa pasangan kita saja asalkan momen ini menjadi jalan kita merawat hubungan agar tetap dekat dan saling tahu sama lain.
Buat Masakan yang Paling Disukai Pasangan
Kalau istri ingin melihat suaminya sumringah bahagia, cobalah masak masakan yang paling disukai oleh suami. Tidak perlu yang mewah. Kalau tidak yakin tentang seleranya saat itu, bisa langsung bertanya sedang ingin makan apa misalnya.
Dengan begitu, setidaknya pasangan atau suami notice bahwa kita memerhatikan apa yang disukainya. Bahkan menyempatkan waktu di antara kesibukan kita yang mungkin bekerja di luar, sampai di rumah masih harus mengurus anak-anak, tetapi masih mau memasak, bisasanya akan sangat membuat hati pasangan makin hangat dan makin sayang sama istrinya.
Jika Ada Masalah, Selesaikan Saat Itu Juga!
Ada yang memilih mendiamkan. Ada juga yang pergi ke suatu tempat dan tidak pulang ke rumah karena malas bertemu dengan pasangannya karena suatu masalah. Padahal masalah yang terjadi saat sudah memiliki pasangan sebaiknya diselesaikan bersama.
Bisa menceritakan kepada pasangan akan persoalan yang sedang dihadapi. Meminta pertimbangan atau pandangan menjadikan pasangan merasa dihargai dan dihormati keberadaannya. Semacam berada di posisi sangat dibutuhkan.
Selain itu, jangan mendiamkan persoalan. Segera dibicarakan. Pastikan juga anak-anak tidak mendengar hal yang belum waktunya dikonsumsi oleh telinganya. Oleh karena itu, selesaikan dan jangan dibiarkan berhari-hari tanpa solusi.
Minta Maaf Jika Keliru
Terkadang ada pasangan yang tidak mau meminta maaf meski tahu kekeliruan telah dilakukan. Apalagi jika berada di posisi suami. Mayoritas merasa gengsi mengucapkan maaf kepada istrinya atas perkataan atau sikap yang tidak berkenan di hadapan istrinya.
Begitu juga sang istri. Jika salah, mengakulah salah. Jangan utamakan ego sehingga akan hubungan jadi tidak harmonis. Merasa segan satu sama lain bahkan acuh satu sama lain.
Selalu Bilang Terima Kasih
Terima kasih adalah ucapan yang memberikan rasa hangat di hati pasangan. Diberi sesuatu, habis dibantu melakukan sesuatu ata apa pun yang diterima dari pasangan, jangan lupa mengucap kalimat satu ini.
Bahkan tanpa ada apa pun, mengucapkan terima kasih menjelang tidur karena rasa syukur sudah diberi waktu bersama dan segala nikmat dari Tuhan, akan menambah keharmonisan pasangan satu sama lain.
***
Well, bunda sekalian yang punya tips lebih mantap lagi agar suami sayang istri, boleh share di kolom komentar agar bunda lainnya bisa ikut membaca dan mencoba tips-nya agar makin bahagia bersama pasangan


Aku dan suami lebih suka ngomong LGS kalo ada yg ga disuka. Ga mau diem2an, pdhl dalam hati tertekan. JD kayak awal dulu yaa mba, suami kdg suka muji artis cantik. Dan aku jujur ga suka. Jealous pastilah. Mana artis, susah mau menang hahahahaha.
Akhirnya aku blak2an ngomong, kalo depan aku jgn muji2 artis atau cewe lain deh. Aku ga suka, dan aku juga ga bakal ngelakuin itu , muji cowo atau aktor lain depan suami. Krn jaga perasaan.
Suami malah seneng akhirnya, Krn dia JD tahu apa yg aku suka dan yg ga suka.
Dan aku paling benci pake kode2an. Kalo memang mau sesuatu, aku bilang LGS. Males kasih kode, ntr malah salah terjemahin hahahahah
Ga usah berharap pasangan paham mau kita deh. Kdg kitanya memang hrs terbuka juga.
Betul banget Mbak Amma, suami-istri harus saling terbuka dan gak boleh memendam masalah. Bahaya banget karena bisa jadi bom waktu.
Untuk “we time” suami istri emang wajib ya, bisa dengan pillow talk atau motoran berdua.
Betul banget mbaa…usia pernikahan semakin lama maka akan semakin membosankan jika tidak dirawat. Bayangkan saja tiap hari ketemunya orang yang sama, menghadapi masalah dengan orang yang sama dan segala keriweuhan dan kerepotan bersama dia. Jadi memang harus dirawat cintanya agar tetap bahagia dan selalu sayang. Kalau saya suka keluar berdua, jalan sekedar makan atau menghabiskan waktu berdua buat ngobrol, atau jalan-jalan agak jauhan kaya kemping gitu…biasanya bisa ngecash rasa cinta dan sayang kepada pasangan.
Aku jadi keinget salah satu reels (lupa punya siapa) yang bilang salah satu kesepakatan mereka sebelum menikah adalah untuk tidak membiarkan masalah melewati waktu masuknya salat. Jadi kalau berantemnya pas zuhur, sebelum ashar udah harus diselesaikan. Kalau berantemnya Isya, yaaa agak panjang tapi sebelum subuh udah harus baikan. Ini menarik banget dan jadi relate dengan salah satu tips di atas yang menyelesaikan masalah secepat mungkin 🙂
Bener kata petugas KUA, yang namanya Rumah Tangga itu ga ada sekolahnya, belajar berumah tangga itu bisa sepanjang masa selama kita hidup, pasangan yang sudah kakek nenek pun ada ja bentroknya.
Untuk menjaga keharmonisan rumah tangga kita banyak melakukan kegiatan bersama sama.
Bermanfaat sekali pastinya buat para pasutri supaya tetap langgeng ya. We time berdua, ngomongin persoalan tanpa ada silent treatment, punya batasan waktu buat menyelesaikan masalah, nice sekali ini sih.
Semoga langgeng terus ya Mba dan suami. Saling berbahagia satu sama lain.
Selain pergi berdua, insyaallah semua bisa diusahakan. Tapi untuk waktu berdua saja keluar rumah, sementara belum bisa. Nggak tega sama orang yang harus jaga anakku, apalagi yang kecil
Emang hubungan yang baik itu perlu dirawat ya. Nggak cuma satu pihak saja. Tapi dua-duanya.
Banyak pasangan setelah menikah dan punya anak jadi lupa kalau mereka bukan sekedar orang tua dari anak tp juga ‘pasangan’. Makanya saya suka sok2an nebeng suami pulang kerja kalo pas lagi bareng jadwalnya. Dan mengenai minta maaf, walau gengsi ya mesti diselesaikan biar gak berlarut2, nanti malah bikin rasa memudar *ciyeh
ibarat sebuah kapal yang melaju, maka semakin lama terpaan angin akan semakin kencang juga. Dan kunci kelanggengan itu harmonisnya pasangan suami istri bagaimana berusaha menyediakan waktu untuk bersama dan melakukan hal-hal bersama. banyak hal sederhana yang bisa dilakukan bersama, tapi efeknya besar menjaga kelanggengan, Termasuk naik motor di sore hari, keliling komplek, lalu mampir jajan bakso dan es kelapa muda hehe..
Tipsnya sederhana tapi beneran makjos dan efektif. Selama konsisten menjalankan hubungan suami istri pastinya akan terjalin lebih erat. Karena dalam setiap hubungan pasti ada dinamikanya sehingga wajib membuat komunikasi yang baik
Pernikahan itu memang ibadah yang terlama ya mbak. Lha gimana, tiba2 kita hidup sama laki2 asing nggak tahu tiba2 datang dari mana yang nggak kita bayangkan sebelumnya wkwk, makanya cinta doank nggak cukup, butuh banyak komprominya 😀
Bener banget kalau ada problem jangan sampai dipendem,ntar terakumulasi,pas ketrigger duaarr,makanya kudu banyakin komunikasi, karena isi kepala beda2 dan perlu diobrolin.
Kalau aku sama suami sering menyempatkan ngedate bareng, idem sih. bahkan cuma sekadar motoran keliling daerah rumah,trus tiba2 belok ke warung bakso atau apa gitu.
Kudu akur2 lha apalagi kalau anak2 dah mandiri,ntar kitanya balik berdua lagi seperti zaman manten anyar dulu 😀
Terima kasih remindernya.. kadang suka lupa untuk saling sayang di tengah huru hara kehidupan yaa padahal penting untuk menjaga keharmonisan pasangan suami istri semoga makin langgeng dan bahagia yaa..
setuju banget nih kalau ada masalah dalam rumah tangga itu harus dibicarakan bukan didiamkan yaa. tapi menurutku kadang ada juga sih masalah yang nggak bisa selesai saat itu juga entah karena emosi yang terlalu memuncak sehingga jika dipaksa dibicarakan pun bisa menambah masalah baru
Aku sampai sekarang suka heran “Kenapa cowo susah banget bilang ‘maaf'”
Maaff.. jadi men-generalisir.. karena kalo lagi kumpul sama mba-mba iparkuu ((karena semua kakaku cowo)) itu masalah kita sama.
Huhuhu.. tapi yaa.. memcoba memahami dominan otak mana mereka bekerja.
Jadi… bagian manja manja memang kudunya cewe yaa.. dan cowo pride-nya memang di wibawa-nya itu.
Masya Allah, tipsnya keren. Semoga kita selalu langgeng dengan pasangan, bisa seiring sejalan, saling menguatkan dalam segala kondisi. Melakukan hal-hal sederhana yang ternyata maknanya luar biasa
Komunikasi itu sih yang paling penting. Jujur, masalah dlm rumah tangga tuh banyak banget. Kyk kesannya sepele, tapi kalo ga diomongin bareng, smua masalah yg semula kecil malah jadi besar. Apalagi kalo mertua ikut2an, bs mkn runyam.
Terutama kalo udh nyangkut duit, wah ini ribet sih. Pokoknya sekecil apapun urusan, jgn lupa bicarakan baik2 bersama. Cari solusi bareng. Ga usah menyalahkan dan ga usah lempar tanggung jawab buat ngurusin.
Ah iya
Sebenarnya hal hal yang simple dan mudah, bisa jadi cara efektif agar suami istri makin harmonis ya mbak
bener banget ini mbak, usia pernikahan lama bukan jaminan sebuah kelangengan hubungan dengan pasangan.
We time dengan pasangan itu perlu, menghargai usaha yang dilakukannya, meminta maaf jika salah merupakan hal yang remeh tapi akan menjadi nilai lebih pada psangan dan menumbuhkan rasa cinta, karena cinta itu dihidupkan bukan hidup ssendiri
Saya dan istri sejak awal berkomitmen saling percaya dan menjaga kepercayaan.