Tantangan NgeBLOG bagi Ibu Rumah Tangga di Tahun 2026
Blog dan SEO

Tantangan NgeBLOG bagi Ibu Rumah Tangga di Tahun 2026

Ibu rumah tangga yang menjalani aktivitas di rumah dengan ngeBLOG memang terbilang produktif. Tidak hanya sibuk memastikan orang dan apa saja yang ada di dalam rumah terurus dengan baik. Tetapi juga mengoptimalkan potensi yang dimiliki dengan menulis di bloh itu sesuatu yang perlu diapresiasi.

Tidak banyak yang menjalani peran seperti ini. Biasanya akan timpang sebelah. Namun, yang mampu melakukan manajemen waktu pasti tahu bagaimana caranya tetap bisa menghasilkan tulisan meski sambil menemani anak belajar dan bermain di rumah.

Masuk ke tahun 2026, tantangan ibu rumah tangga yang berprofesi sebagai blogger juga ini makin banyak di depan mata. Alhasil, banyak yang kemudian harus merelakan blog dan dijual dengan harga lumayan. Ada juga yang terpaksa berhenti menulis di blog karena mendapatkan pekerjaan di ranah publik yang sulit dibagi waktunya.

Hmm… kalau mengalami seperti itu mungkin kita akan mencari solusi yang berbeda-beda. Semua tergantung bagaimana kita menyikapi keadaan. Berikut beberapa tantangan ngeBLOG bagi ibu rumah tangga yang bisa dicari solusinya sebelum 2026 berakhir:

Konsistensi

Ini memang masalah hampir semua blogger. Bukan cuma yang berprofesi ibu rumah tangga. Pasalnya, kadang diserang oleh kebosanan alias jenuh. Apalagi kalau cuan masih belum terlihat hilalnya. Sekadar mempertahankan tetap ada traffic ternyata belum menjadi motivasi penuh sehingga tetap semangat menghadirkan konten-konten bermanfaat.

Bisa jadi juga ada keinginan untuk keluar dari niche sebelumnya. Misalnya yang tadinya bahas khusus seputar parenting saja, saat ini ingin meluaskan ragam konten dengan menambah niche lain seperti traveling. Belum lagi kalau menjadi salah satu bagian dari travel blogger Balikpapan misalnya. Ada banyak spot wisata yang bisa jadi bahan konten.

Persaingan Konten yang Ketat

Tantangannya sudah jelas bahwa harus menghasilkan konten yang lebih unik. Sebisa mungkin harus mendapatkan point of view yang berbeda dari biasanya. Contohnya saja mengambil tema beauty blogger Balikpapan maka sebisa mungkin cerita pengalaman yang lebih autentik dari sebelumnya. Meski seorang ibu rumah tangga tetapi bisa menceritakan pengalamannya dengan cara yang berbeda tentu mampu bersaing juga di mesin pencari.

Adanya Teknologi AI yang Butuh Diketahui

Keberadaan Tools AI memang sekilas seperti ancaman. Padahal kalau mau melihat lebih dekat, harusnya menjadi bantuan yang bisa menambah produktivitas. Ibu rumah tangga yang mengaku sibuk mengurus rumah tangga sehingga tak ada waktu membuat artikel, bisa dibantu dengan AI ini.

Namun, perlu diperhatikan pula bahwa Tools AI bukan berarti menggerus sentuhan kita sebagai manusia. Jangan sampai membuat artikel yang murni copy paste dari apa yang dikatakan oleh robot AI ini. Jika meminta masukan seperti ide atau saran, bisa digunakan dan sebagai manusia yang sudah dibekali otak dan kesanggupan yang lebih kompleks daripada AI, maka sudah seharusnya selalu memberikan sentuhan unik dan tetap mencirikan kita sebagai blogger sesuai yang dikenal selama ini.

Ada banyak tools AI, pilih dan pastikan mampu membawa kita lebih produktif, bukan sebaliknya. Keberadaannya jangan diwujudkan sebagai ancaman tetapi teman meski tidak semua yang dari AI perlu kita telan mentah-mentah juga.

Mental Block sebagai Ibu Rumah Tangga 

Nah, ini nih yang sering menjadikan seorang ibu rumah tangga akhirnya berhenti menulis di blog. Selalu kalah dengan perasaan tidak enak. Bahkan menganggap dirinya cocok di rumah saja mengurus anak-anak dan rumah saja. Padahal ngeBLOG yaa memang lebih nyaman dilakukan di rumah, bukan? Justru menjadi aktivitas yang bisa menurunkan resiko pikun karena otak dan raga masih “dipaksa” untuk berpikir dan bergerak untuk menghasilkan konten-konten yang dibutuhkan oleh pembacanya.

Bahkan yang paling sering muncul di permukaan adalah stigma dan komentar orang-orang yang memandang sebelah mata ibu rumah tangga. Tidak percaya dengan kemampuannya. Makanya, kita harus mengubah itu semua dengan bergerak dan terus menulis.

***

Well, selama kita hidup tantangan akan terus berdatangan. Ibu rumah tangga tidak boleh kalah dengan tantangan yang ada. Cari segala macam cara untuk tetap termotivasi menulis blog dengan tema yang sudah dikuasai atau disukai selama ini.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *